Arti Tarhib dan Targhib

Niki Salamah

Tarhib dan targhib adalah dua konsep penting dalam Islam yang digunakan untuk mempengaruhi dan memotivasi individu dalam beribadah dan melakukan perbuatan baik. Dua konsep ini seringkali digunakan oleh para ulama dan para penceramah agama untuk membimbing umat Islam dalam menjalankan ajaran Islam.

Tarhib

Tarhib adalah konsep yang bertujuan untuk menakut-nakuti atau memperingatkan individu agar tidak melakukan perbuatan yang dilarang oleh agama. Tujuan dari tarhib adalah untuk menghindari dosa dan perbuatan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Dalam konteks agama Islam, tarhib didasarkan pada ajaran-ajaran Al-Quran dan Hadis, yang menyebutkan konsekuensi negatif dari perbuatan dosa.

Sebagai contoh, tarhib dapat digunakan untuk menjelaskan konsekuensi buruk dari melakukan riba (bunga) dalam transaksi keuangan. Melalui tarhib, individu diberitahu tentang hukuman yang dijanjikan oleh Allah bagi mereka yang terlibat dalam riba, seperti terjatuhnya keberkahan dalam rezeki dan pertentangan dengan kehendak Allah.

Targhib

Sementara itu, targhib adalah konsep yang bertujuan untuk memotivasi dan mendorong individu untuk melakukan perbuatan yang dianjurkan oleh agama. Targhib dilakukan dengan memberikan pujian, janji pahala, atau bahkan ganjaran material bagi mereka yang melaksanakan perbuatan baik. Tujuan dari targhib adalah untuk menginspirasi dan memotivasi individu untuk meningkatkan ibadah mereka dan melakukan perbuatan baik secara konsisten.

Contoh klasik untuk targhib adalah janji pahala dan kebahagiaan yang dijanjikan kepada mereka yang melaksanakan shalat secara rutin dan memegang teguh lima waktu shalat. Dalam hal ini, para ulama dan penceramah agama seringkali mengingatkan umat Islam akan keutamaan dan manfaat yang didapat dari menjalankan shalat, seperti mendapatkan redha dan keberkahan dari Allah dalam kehidupan mereka.

Kesimpulan

Dalam agama Islam, tarhib dan targhib adalah dua konsep yang saling melengkapi dalam upaya memotivasi individu untuk melakukan perbuatan baik dan menjauhi perbuatan dosa. Tarhib digunakan untuk mengingatkan tentang konsekuensi negatif dari perbuatan dosa, sementara targhib digunakan untuk memotivasi individu dengan janji pahala dan manfaat yang diberikan oleh Allah bagi pelaku kebaikan.

BACA JUGA:   Tanggal 17 Maret 1996

Dengan memahami dan menerapkan konsep tarhib dan targhib dalam kehidupan sehari-hari, umat Islam diharapkan mampu meningkatkan keimanan, menjalankan ibadah dengan lebih baik, dan meningkatkan kualitas hidup mereka secara spiritual.

Also Read

Bagikan: